BAB 10
Komunikasi Pemasaran
1.
PENDAHULUAN :
Pengertian komunikasi menurut para
ahli mengacu pada aktivitas interaksi manusia yang bisa terjadi secara langsung
atau tidak langsung. Beberapa definisi komunikasi menurut para ahli berikut ini
:
Everett M. Rogers, mengemukakan pendapatnya yaitu “Komunikasi adalah suatu
proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerimaan atau
lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.”
Kemudian pendapat lain dari Rogers
& O. Lawrence Kincaid “Komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang
atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lain
yang pada gilirannya akan tiba pada saling pengertian yang mendalam”.
Theodore M. Newcomb, “Setiap tindakan komunikasi dipandang sebagai suatu
transmisi informasi,terdiri dari rangsangan yang diskriminatif, dari sumber
kepada penerima”
Dari pendapat di atas, bisa di tarik
kesimpulan bahwa komunikasi bisa terjadi karena adanya beberapa unsur yang ada
untuk membangun sebuah komunikasi. Berikut ini unsur pembangun komunikasi :
- Sumber – Yaitu pembuat informasi atau pengirim
informasi. Pada komunikasi antar manusia, sumber komunikasi bisa dari satu
orang atau dari beberapa orang (kelompok) misalnya sebuah organisasi atau
lembaga. Sumber komunikasi disebut juga komunikator.
- Penerima – pihak yang menjadi tujuan untuk dikirimi
pesan oleh sumber (komunikator). Penerima bisa terdiri dari satu orang
atau lebih. Penerima disebut juga komunikan.
- Pesan – adalah informasi yang disampaikan oleh pengirim
pesan kepada penerima (komunikan). Pesan tersebut bisa disampaikan dengan
bertatap muka (langsung) atau melalui media komunikasi (tidak langsung).
- Media – alat yang digunakan dalam berkomunikasi untuk
memindahkan pesan (informasi) dari sumber kepada penerima
- Efek – Pengaruh yang dipikirkan dan dirasakan oleh
penerima sebelum dan sesudah menerima pesan. Yang kemudian akan
mempengaruhi sikap seseorang dalam menelaah pesan.
- Umpan Balik – sebuah bentuk tanggapan balik dari
penerima setelah memperoleh pesan yang diterima.
2.
Teori-Teori mengenai pengertian Bisnis:
Fungsi
Komunikasi
Pada unsur komunikasi yang telah
dijelaskan bahwa pihak yang mengirim pesan kepada khalayak disebut komunikator.
Sebagai pelaku dalam proses komunikasi, komunikator memegang peranan yang
sangat penting terutama dalam mengendalikan jalannya komunikasi. Sehingga pesan
tersebut diterima oleh penerima (komunikan) secara baik.
Berikut ini beberapa fungsi
komunikasi dalam kehidupan sehari-hari tersebut menurut para ahli :
Menurut Thomas M. Scheidel, “Kita
berkomunikasi terutama untuk menyatakan dan mendukung identitas-diri, untuk
membangun kontak social dengan orang di sekitar kita, dan untuk mempengaruhi
orang lain untuk merasa, berpikir, atau berperilaku seperti yang kita inginkan”
Rudolf F. Verderber, “Komunikasi mempunyai dua fungsi. Pertama, fungsi social,
yakni untuk tujuan kesenangan, untuk menunjukan ikatan dengan orang lain,
membangun dan memelihara hubungan. Kedua, fungsi pengambilan keputusan, yakni
memutuskan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu pada saat tertentu.”
Tujuan Promosi
Ada 3 (tiga) tujuan dari promosi
yang dilakukan perusahaan menurut Marwan Asri (2003 : 360) :
1. Informing, yaitu memberitahukan
informasi selengkap-lengkapnya kepada calon pembeli tentang barang yang
ditawarkan, siapa penjualnya, siapa pembuatnya, dimana memperolehnya, harganya
dan sebagainya. Informasi yang digunakan dapat diberikan melalui tulisan.
Gambar, kata-kata dan sebagainya, yang disesuaikan dengan keadaan.
2. Persuading yaitu membujuk calon
konsumen agar mau mebeli barang atau jasa yang ditawarkan. Perlu ditekankan di
sini bahwasannya membujuk bukan berarti memaksa calon konsumen sehingga
keputusan yang diambil mungkin justru keputusan yang negatif.
3. Reminding yaitu mengingatkan
konsumen tentang adanya barang tertentu, yang dibuat dan dijual perusahaan
tertentu, ditempat tertentu dengan harga yang tertentu pula. Konsumen
kadang-kadang memang perlu diingatkan, karena mereka tidak ingin bersusah payah
untuk selalu mencari barang apa yang dibutuhkan dan dimana
mendapatkannya.
Bentuk-Bentuk Bauran Promosi
Bauran Promosi merupakan salah satu
bagian dari proses kegiatan komunikasi karena dengan adanya promosi dapat
memberikan informasi dan menyampaikan pesan kepada konsumen tentang keberadaan
suatu produk yang dapat memudahkan kebutuhannya yaitu meliputi bentuk produk,
kegunaan produk, mutu produk, harga serta tempat dimana produk tersebut dapat
dibeli oleh konsumen. oleh karena itu kegiatan promosi sangat penting dalam
manajemen pemasaran.
Bauran Promosi mempunyai empat macam
kegiatan yang disebut bauran komunikasi pemasaran atau bauran promosi. Menurut
Philip Kotler yang diterjemahkan oleh Basu Swastha dan Ibnu Sukotjo W (2003 :
376) bauran promosi tersebut terdiri dari :
1. Pengiklanan (Advertising)
Pengiklanan adalah setiap bentuk
yang mendapat imbalan dari presentasi tidak langsung dan promosi ide-ide,
barang atau jasa oleh sponsor yang ditunjuk dengan mendapat bayaran.
Advertising merupakan salah satu komponen utama yang digunakan oleh perusahaan
untuk mengarahkan komunikasi yang meyakinkan kepada sasaran pembeli atau
masyarakat.
Pada prinsipnya advertising
bertujuan untuk meningkatkan reaksi komponen potensial terhadap perusahaan dan
produk yang ditawarkan.
Berikut ini akan dijelaskan mengenai
pengertian advertising itu sendiri, yang akan dikemukakan oleh ahli-ahli dalam
bidang marketing.
Menurut Buchari Alma (2000:135) ada
tipe advertising, yaitu:
1. Price advertising, yaitu
advertising yang menonjolkan harga yang menarik
2. Brand advertising, yaitu
advertising yang memberikan impresi atas nama brand kepada pembaca atau
pendengarnya
3. Quality advertising, yaitu
advertising yang mencoba menciptakan impresi bahwa produk yang direklamekan
mempunyai mutu tinggi
4. Product advertising, yaitu
advertising yang berusaha mempengaruhi konsumen dengan faedah-faedah dari
pemakaian suatu produk
5. Institusional advertising, yaitu
advertising yang menonjolkan nama dari perusahaan dengan harapan agar konsumen
mempunyai kesan mendalam tentang nama perusahaan tersebut, sehingga ini
merupakan jaminan mutu
6. Prestige advertising, yaitu
advertising yang berusaha memberikan fashion pada suatu produk atau mendorong
masyarakat mengasosiasikan produk tersebut dengan kekayaan atau kedudukan
PENGERTIAN PERIKLANAN
Periklanan adalah suatu upaya komunikasi yang dilakukan oleh produsen
kepada konsumen. Periklanan merupakan aktivitas yang dilakukan oleh produsen
untuk menunjang keberhasilan pemasaran Oleh sebab itu, pertama-taam perlu
diketahui pengertian pemasaran dan peran periklanan sebagai bagian dari upaya
pemasaran.
Pemasaran merupakan kegiatan yang
sering kita saksikan sehari-hari. Pada masa lampau pemasaran diartikan sebagai
" menjual dan mengiklankan", sehingga tidak heran setiap kali kita
dicekoki dengan segala macam iklan TV, iklan koran, kampanye-kampanye penjualan
langsung, dan banner-banner di internet.
Tetapi walaupun begitu, penjualan
dan periklanan hanyalah salah satu ujung dari "gunung es" marketing.
Walaupun keduanya penting, tetapi kedua elemen ini hanyalah dua dari sekian
banyak fungsi dan sering tidak menjadi yang terpenting.
Saat ini pemasaran harus dapat
dimengerti bahwa hal tersebut tidak hanya "menyatakan dan kemudian
menjual", tetapi ada pengertian baru yajtu memuaskan kebutuhan konsumen.
Bila produsen mengerti dengan baik pekerjaannya dalam hal memenuhi kebutuhan
konsumen; mengembangkan produk dan kemudian menyediakan nilai-nilai lebih;
harga-harga, saluran distribusi, dan kemudian memprpmosikannya dengan efektif,
maka produk-produk tersebut akan terjual dengan sangat mudah. Jadi penjualan
dan periklanan hanyalah bagian dari "marketing mix" yang luas, yaitu
serangkaian marketing tools yang bekerja bersama-sama untuk mempengaruhi pasar.
Periklanan ditujukan untuk :
memperkenalkan merk produk tertentu
kepada calon konsumen,
memberikan informasi tentang produk
tersebut, dan
membujuk calon konsumen agar mau
membelinya.
Manfaat Utama Periklanan:
Mampu menjangkau khalayak secara
luas (large coverage)
Mampu meraih khalayak secara selektif
(better targeting)
Biaya per satuan khalayak yang cukup
rendah
Mampu membangun dan mepertahankan
citra merk
Mengapa Periklanan Penting dalam
Menunjang Pemasaran
Periklanan menciptakan nilai
konsumen melalui dampaknya pada kualitas yang dipersepsikan, sehingga mampu
promosi penjualan yang dilakukan oleh penjual dapat
dikelompokkan berdasar tujuan yang ingin dicapai. Pengelompokan tersebut adalah
sebagai berikut :
1. Customer promotion, yaitu promosi yang bertujuan untuk mendorong atau merangsang pelanggan untuk membeli.
2. Trade promotion, yaitu promosi penjualan yang bertujuan untuk merangsang atau mendorong pedagang grosir, pengecer, eksportir dan importir untuk memperdagangkan barang / jasa dari sponsor.
3. Sales-force promotion, yaitu promosi penjualan yang bertujuan untuk memotivasi armada penjualan.
4. Business promotion, yaitu promosi penjualan yang bertujuan untuk memperoleh pelanggan baru, mempertahankan kontrak hubungan dengan pelanggan, memperkenalkan produk baru, menjual lebih banyak kepada pelanggan lama dan mendidik pelanggan.
Namun yang jelas apapun jenis kebutuhan yang akan diprogramkan untuk dipengaruhi, tetap pada perencanaan bagaimana agar perusahaan tetap eksis dan berkembang. Apalagi jika perusahaan tersebut mempunyai lini produk lebih dari satu macam.
Publisitas adalah penempatan berupa artikel, tulisan, foto, atau tayangan visual yang sarat nilai berita baik karena luar biasa, penting, atau mengandung unsur-unsur emosional, kemanusiaan, dan humor) secara gratis dan bertujuan untuk memusatkan perhatian terhadap suatu tempat, orang, orang, atau suatu institusi yang biasanya dilakukan melalui penerbitan umum.
Lawrence & Dennis L. Wilcox (pakar humas dari San Jose State University) juga menyatakan publisitas sebagai informasi yang tidak perlu membayar ruang-ruang pemberitaannya/penyiarannya, namun disaat yang sama tidak dapat dikontrol oleh individu/ perusahaan yang memberikan informasi, sebagai akibatnya informasi dapat mengakibatkan terbentuknya citra dan memengaruhi orang banyak dan dapat berakibat aksi - dimana aksi ini dapat menguntungkan atau merugikan saat informasi dipublikasikan.
Hubungan masyarakat, atau sering disingkat humas adalah praktek mengelola penyebaran informasi antara individu atau organisasi dan masyarakat. Humas dapat mencakup sebuah organisasi atau individu yang mendapatkan eksposur ke khalayak mereka menggunakan topik kepentingan publik dan berita yang tidak memerlukan pembayaran langsung. Tujuan dari hubungan masyarakat oleh perusahaan sering untuk membujuk masyarakat, investor, mitra, karyawan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempertahankan sudut pandang tertentu tentang hal itu, kepemimpinannya, produk, atau keputusan politik. Kegiatan umum termasuk berbicara di konferensi, memenangkan penghargaan industri, bekerja sama dengan pers, dan komunikasi karyawan.
Sebagai sebuah profesi seorang Humas bertanggung jawab untuk memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, dan membangkitkan ketertarikan masyarakat akan sesuatu atau membuat masyarakat mengerti dan menerima sebuah situasi
3. ANALISIS
Jadi di harapkan para mahasiswa
dapat melakukan survey sebelum memasarkan produk tersebut. Jadi kita bias
mengetahui apa yang sangat di inginkan para konsumen.
Referensi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar