TUGAS PENGANTAR
BISNIS
1.NAMA : Hasan Basri
2.NPM / KELAS
: 23213966 / IEB 17
3.MARTERI : Teknik Analisis Meramalkan Kas
Perusahaan
4..DOSEN : BK. FITRIANSYAH HAMBALI

PENGANTAR BISNIS
UNIVERSITAS GUNADARMA
2013
BAB 12
Teknik Analisis Meramalkan Kas
Perusahaan
1.
PENDAHULUAN :
Di bab 12 ini
kita akan membahas mengenai
Akutansi & Laporan Keuangan:
t Keuangan Perusahaan
t Estimasi Penjualan
t Estimasi Produksi
t Estimasi Pembelian bahan Langsung
t Estimasi Pemakaian bahan Langsung
t Upah Langsung
t Estimasi Beban Fabrikase
t Estimasi Harga Pokok Pemjualan
t Estiamsi Beban Penjualan
t Estimasi Beban Administrasi
t Estimasi Laba Rugi
t Estimasi Kas
2.
Teori-Teori mengenai pengertian Pemasaran:
Analisis teknis
Analisis teknis atau lebih dikenal dengan istilah analisis teknikal adalah merupakan suatu teknik analisis yang dikenal dalam dunia keuangan yang digunakan untuk memprediksi trend suatu harga saham dengan cara mempelajari data pasar yang lampau, terutama pergerakan harga dan volume Pada awalnya analisis teknikal hanya memperhitungkan pergerakan harga pasar atau instrumen yang bersangkutan, dengan asumsi bahwa harga mencerminkan seluruh faktor yang relevan sebelum seorang investor menyadarinya melalui berbagai cara lain. Analisis teknikal dapat menggunakan berbagai model dan dasar misalnya, untuk pergerakan harga digunakan metode seperti misalnya Indeks Kekuatan Relatif, Indeks pergerakan rata-rata, regresi, korelasi antar pasar dan intra pasar, siklus ataupun dengan cara klasik yaitu menganalisis pola grafik.Analisis teknikal dikenal secara luas di antara para pedagang saham (atau dikenal dengan sebutan "trader") dan para profesional dibidang keuangan, namun dalam dunia akademis dianggap sebagai pseudosains or "voodoo finance;" it receives little or no direct support from academic sources and is considered akin to "astrology."
Akademisi seperti Eugene Fama mengatakan bahwa pembuktian analisis teknikal ini sangat tipis dan inkonsisten yang merupakan " bentuk kekurangan " dari tehnik yang diterima secara umum yaitu Hipotesa pasar efisien Ekonom bernama Burton Malkiel berargumen bahwa "Analisis teknikal merupakan sesuatu yang diharamkan (anathema) dalam dunia akademis" dan selanjutnya ia mengatakan pula bahwa " dalam bentuknya yang merupakan hipotesa efisien pasar yang lemah maka engka tidak akan dapat memprediksi harga saham kedepannya berdasarkan harga yang lampau"."
Dalam pasar valuta asing, analisis teknis ini lebih banyak digunakan para praktisi dibandingkan penggunaan analisis fundamental . Beberapa studi internal mengindikasikan bahwa aturan perdagangan tehnikal ini dapat menghasilkan imbal hasil yang konsisten pada periode hingga tahun 1987, kebanyakan penelitian akademis menitik beratkan pada sifat alamiah dari posisi anomali dari pasar mata uang Terdapat spekulasi bahwa anomali ini terjadi sebagai akibat dari adanya intervensi bank sentral.
Pengertian Kas
Menurut Munawir (1983:14),
pengertian kas adalah sebagai berikut:Kas merupakan uang tunai yang dapat
digunakan untuk membiayai operasi perusahaan, termasuk dalam pengertian kas
adalah cek yang diterima dari para pelanggan dan simpanan perusahaan di bank dalam
bentuk giro atau demand deposit, yaitu simpanan di bank yang dapat diambil
kembali (dengan menggunakan cek atau bilyet).
Pendapat lainnya juga
hampir sama di kemukakan oleh: Theodarus M. Tuanakotta, AK, (1982:150) dalam
bukunya Auditing Petunjuk Pemeriksaan Akuntan Publik, yaitu:
Kas dan bank meliputi
uang tunai dan simpanan-simpanan di bank yang langsung dapat diuangkan pada
setiap saat tanpa mengurangi nilai simpanan tersebut. Kas dapat terdiri dari
kas kecil atau dana-dana kas lainnya seperti penerimaan uang tunai dan cek-cek
(yang bukan mundur) untuk disetor ke bank keesokan harinya.
Dari pendapat-pendapat
tersebut diatas dapatlah di tarik kesimpulan bahwa kas adalah seluruh uang
tunai dan bentuk-bentuk lainnya yang dapat diuangkan setiap saat apabila
perusahaan membutuhkan.
Keuangn perusahaan
Yang di
maksud mengenai keuangan perusahaan yaitu tempat untuk menyimpan uang
perusahaan yang di dapat dari modal ataupun yang di gunakn sebagai anggaran
pengeluaran.
Upah Langsung
Yang di
maksud dengan upah langsung yaitu adalah biaya gaji yang harus di bayarkan oleh
perusahaan untuk setiap para karyawan nya yang telah bekerja keras sesuai
dengan prosedur perusahaan.
Pengertian Estimasi
Estimasi
adalah Sebuah proses pengulangan. Pemangilan ulang estimasi yang pertama di
lakukan selam fase definisi yaitu ketika anda membutuhkan estimasi untuk proposal.
Setelah fase analisis di rencanakan ulang,anda harus memeriksa estimasi dan
mengubah rencana pendahuluan proyek menjadi rencana akhir proyek.
Estimasi Penjualan
Estimasi penjulan yaitu merupakan ramalan untuk nilai uang penjualan di dalam suatu Perusahaan tersebut.
Estimasi Produksi
Estimasi
Produksi adalah anggaran pendapat perusahan yang telah di sesuaikan terhadap perubahan persedian
dari perusahaan itu.
Estimasi Pembelian Bahan Langsung
Estimasi
Pembelian Bahan Langsung adalah merupakan pembelian barang secara langsung
maupun sistem online. Estimasi ini sangatlah menguntungkan bagi para penjual
maupun pembeli karena penjual dapat memprodukan barang daganagan dengan cara
sistem online, dan si pembeli juga dapat lebih menguntungkan dan menghematkan.
Karena
pembeli tidak perlu meluangkan waktu yang lama untuk datang dan pergi ke sana.
Cukup hanya berada di depan komputer dan membeli barang mana yang akan di
belinya lalu menstranferkan jumlah uang yang sudah tertera,dengan cara seperti
itu pihak pembeli maupun pihak penjual dapat memperoleh keuntungan
Estimasi Pemakaian Bahan Langsung
Estimasi
Pemakaian Bahan Langsung adalah biaya yang di keluarkan untuk membiayai bahan
baku, bahan pembaku dan barang penunjang produksi.
Upah
Langsung
Estimasi bebas Fabrikasi
Estimasi
Beabas Fabrikasi adalah merupakan jenis estimasi yang menjelaskan mengenai
tentang beban Pabrik
Estimasi Harga Pokok Penjualan
Estimasi
Harga Pokok Penjualan merupakan suatu anggaran produksi dengan memperhatikan
tingkat persediaaan akhir, data yang di perlukan: data yang sudah di hitung
dalam anggaran produksi,anggaran beban langsung,anggaran overhad dan anggaran
tenaga langsung keakuratan datanya di pengaruhi data dalam anggaran yang lain
nya.
Estimasi Beban Penjualan
Estimasi
Beaban Penjualan adalah beban si penjual karena terdapat beberapa faktor yang
membuat perusahaan atau si penjual oleh pihak-pihak tertentu.
Estimasi Beban Administrasi
Estimasi
Beban Administrasi merupakan beban administrasi suatu perusahaan yang fokus
dari kepentingan politik pada saat ini. Badan penelitian Eim Estimasi total
biaya administrasi di faktor pekerjaan sementara.
Penyebab
utama dari ukuran biaya Administrasi di sector pekerjaan sementara adalah:
Tingginya
jumlah pekerja-pekerjaan sementara Tingginya laju perubahan pada pekerja
pekerjaan sementara (rata-rata tahun 1,3 juta pendapatan, 1,1 juta penempatan
dan 15,6 juta pembayaran remunrasi)
Estimasi Laba Rugi
Estimasi
Laba Rugi adalah suatu laporan yang sistematis penghasilan,biaya,rugi laba yang
di peroleh oleh suatu perusahaan pada suatu periode tertentu yaitu meliputi:
Laba
merupakan kenaikan modal saham yang di miliki oleh perusahaan yang berasal dari
pendapatan operasional perusahaan
Rugi yaitu
merupakan penurunan modal saham yang di akibatkan dari transaksi yang di
lakukan oleh perusahaan pada periode tertentu
Estimasi Kas
Estimasi Kas
laporan keuangan yang menunjukan berapa uang yang di punya oleh perusahaan itu,
karena dengan adanya kas perusahaan dapat mengetahui berapa jumlah uang atau
kas yang ada, apakah perusahaan tersebut memperoleh keuntungan atau kenaikan
kas atau bahkan mungkin memperoleh penurunan kas. Atau secar lebih sederhana
nya dapat di simpulkan estimasi kas merupakan kas bersih yang keluar dan masuk
ke dalam suatu perusahaan.
Dana-Dana yang
Berbentuk Kas dan Laporannya
Untuk menyusun dan
melaporkan sumber dan penggunaan kas dapat dilakukan dengan:
a. Mengklasifikasikan
perubahan-perubahan neraca yang terjadi pada dua titik waktu di dalam perubahan
yang menaikkan dan menurunkan kas.
b. Mengklasifikasikan
dari laporan rugi laba dan perubahan laba di tahan ke dalam faktor-faktor yang
meningkatkan dan menurunkan laba.
Guna menjalankan
aktivitas perusahaan, kas sangat penting kedudukannya karena kas merupakan
unsur modal kerja dan juga merupakan bagian dari
investasi.
Perusahaan yang
menjadi obyek penulis disini adalah perusahaan manufaktur, dimana operasional
kas harus benar-benar mencukupi dalam aktivitas perusahaan tersebut. Karena
dengan adanya kas yang cukup maka dapat menunjang kegiatan operasional, dan
sebaliknya apabila kas yang tersedia tidak mencukupi akan mengakibatkan
terganggunya kegiatan operasional perusahaan itu sendiri.
Operasional kas yang
dimaksud penulis disini adalah bagaimana caranya perusahaan dalam menjalankan
aktivitas keuangan sesuai dengan produksi yang telah
ditetapkan.
Penjelasan Umum
Analis teknikal (atau analis) berupaya untuk mengidentifikasi patron harga dan tren dalam pasar keuangan dan berupaya untuk mengeksploitasi patron tersebut . Dalam penggunaan berbagai metode atau teknik maka mereka mengutamakan studi atas grafik harga. Para analis berupaya menemukan prototipe patron seperti misalnya patron pembalikan yang sudah amat dikenal dengan istilah Inggris head and shoulders (patron berbentuk seperti kepala dan bahu ), serta mempelajari pula berbagai patron seperti harga, volume, dan pergerakan rata-rata dari harga. Beberapa analis tehnikal juga menggunakan indikator psikologis dari investor sentimen pasar.Analis tehnikal juga sering menggunakan berbagai indikator yang secara tipikal merupakan transformasi matematik dari harga atau volume. Indikator ini digunakan sebagai alat bantu untuk menentukan apakah suatu asset berada dalam suatu tren serta arah dari harga aset dalam tern tersebut. Para analis juga mempelajari korelasi antara harga, volume, dan marjin dalam perdagangan berjangka. Indikator tersebut misalnya indeks kekuatan relatif dan MACD. Studi lain juga menggunakan korelasi antara perubahan dalam opsi dan opsi jual / beli beserta harganya.
Secara esensial, analisis teknikal mempelajari dua bidang investasi yautu analisis dari psikologi pasar dan analisis terhadap suplai dan permintaan. Para analis berupaya untuk meramalkan pergerakan harga guna memperoleh keberhasilan dalam perdagangan serta memperkecil risiko kerugiannya serta menghasilkan imbal hasil positif dalam masa depan melalui cara pengelolaan risiko dan manajemen keuangan
Banyak cara pembelajaran analisis tehnikal. Para penganut cara pembelajaran dari tehnik yang berbeda-beda (misalnya grafik lilin atau lebih dikenal luas dengan istilah candlestick chart, Teori Dow, dan Teori Elliot wave seringkali mengabaikan teknik pendekatan lainnya, namun banyak pula yang mengkombinasikan beberapa elemen pembelajaran. Para analis biasanya memutuskan untuk menggunakan metode pembelajaran yang mana yang tepat berdasarkan pengalaman atas apa yang tercermin dari suatu instrumen pada suatu masa tertentu serta apa makna dari patron yang terbentuk dalam masa tersebut.
Analisis teknikal seringkali kontras dengan analisis fundamental yaitu studi atas faktor ekonomi yang diyakini beberapa analis mampu memengaruhi harga dalam pasar keuangan. Para analis teknikal meyakini bahwa harga tersebut sudah mencerminkan semua pengaruh ekonomi tersebut sebelum investor menyadarinya. Beberapa pedagang menggunakan salah satu dari teknikal atau fundamental secara eksklusif namun beberapa lainnya menggabungkan keduanya dalam melakukan analisis.
Indikator analisis teknikal
Beberapa perangkat analisis teknikal yang dikenal secara luas penggunaannya antara lain :- Average true range - rentang harga perdagangan harian
- Coppock - Edwin Coppock mengembangkan Indikator Coppock untuk satu kegunaan yaitu guna mengenali awal dari trend kenaikan pada pasar (bull market)
- Dead cat bounce - Ini menggambarkan pemulihan harga sementara dari pasar atau suatu saham di tengah penurunan yang berkepanjangan atau bear market. Artinya, rebound yang dialami oleh pasar atau suatu saham setelah mengalami kejatuhan harga, sebenarnya hanya sementara karena pasar atau saham tersebut masih akan terus jatuh.
- Prisip Gelombang Elliott dan rasio emas (golden ratio) untuk menghitung pergerakan harga
- Patron Hikkake - patron untuk mengidentifikasi pembalikan dan kelanjutan gerak
- Momentum - nilai perubahan harga
- Grafik poin dan figur - grafik yang didasarkan pada harga dengan mengesampingkan waktu
- Peringkat BPV - patron untuk mengidentifikasi pembalikan dengan menggunakan indikator volume dan harga sebagai indikatornya.
Indikator yang digunakan dengan cara menumpukkannya/menggabungkannya dengan grafik harga :
- Resisten - area dimana terjadi peningkatan penjualan
- Support - rea dimana terjadi peningkatan pembelian
- Breakout - sewaktu harga melewatinya dan bertahan diatas area support or resisten
- Garis trend - lekukan garis dari support atau resisten
- Kanal - sepasang garis trend paralel
- Pergerakan rata-rata - dari suatu harga
- Pita Bollinger - rentang volatilitas harga
- Pivot point - suatu perhitungan dengan menggunakan nilai rata-rata harga terendah, tertinggi dan harga penutupan
- Indeks akumulasi/distribusi— berdasarkan harga penutupan dari suatu rentang waktu tertentu
- Commodity Channel Index - adalah indikator yang digunakan untuk mengukur berbagai harga dari rata-rata statistiknya. Nilai yang tinggi menunjukkan harga yang secara tidak normal lebih tinggi dari harga rata-rata
- MACD - konverjensi / diverjensi pergerakan rata-rata
- Parabolic SAR -
- Indeks Kekuatan Relatif - osilator yang menunjukkan kekuatan harga
- Osilator Rahul Mohindar - indikator untuk mengidentifikasi tren
- Osilator stokastik
- Trix - Osilator yang menunjukkan lekukan dari 3 pergerakan rata-rata yang dikembangkan oleh Jack Hutson pada era 1980an
- Arus Uang - jumlah saham yang diperdagangkan saat harga bergerak naik
- On-balance Volume - momentum untuk membeli atau menjual saham
- Grafik PAC - metode dua dimensi untuk membuat grafik volume berdasarkan peringkat
3.
ANALISIS
Kesimpulan:
Jadi kita dapat menganalisis atau memprediksikan hasil dari pengeluaran apa
saja yang telah di gunakan maupun pendapatan yang di terima perusahaan pada
bulan ke depan nya amupun pada tahun berikutnya
Referensi
4.
Hhtp://sellmieasgaricristy.blogspot.com/2011/10/teknik-analisis-meramalkan-kas
5.
See e.g. Kirkpatrick and Dahlquist Technical Analysis:
The Complete Resource for Financial Market Technicians (Financial Times
Press, 2006), page 3.
6.
Paulos, J.A. (2003). A Mathematician Plays the Stock
Market. Basic Books.
7.
Lo, A.W.; Mamaysky, H.; Wang, J. (2000).
"Foundations of Technical Analysis: Computational Algorithms, Statistical
Inference, and Empirical Implementation". The Journal of Finance 55
(4): 1705–1765. doi:10.1111/0022-1082.00265.
9.
Fama, Eugene (May 1970). "Efficient
Capital Markets: A Review of Theory and Empirical Work," The
Journal of Finance, v. 25 (2), pp. 383-417.,
10.
Griffioen, Technical Analysis in Financial Markets
11.
Burton
Malkiel, A Random Walk Down Wall Street pp. 118,
139, 165
12.
Taylor, Mark P., and Helen Allen (1992). "The Use of
Technical Analysis in the Foreign Exchange Market," Journal of
International Money and Finance, 11(3), 304–314.
13.
Cross, Sam Y. (1998). All About the Foreign Exchange Market in the United
States, Federal Reserve Bank of New York chapter 11,
pp. 113-115.
14.
Brock, William, Josef Lakonishok and Blake Lebaron
(1992). "Simple Technical Trading Rules and the Stochastic Properties of
Stock Returns," The Journal of Finance, 47(5), pp. 1731–1764.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar